Sebuah mahakarya Sang Pencipta, sosoknya dan karakternya menjadikannya sebagai salah satu sumber imajinasi, simbol kewibawaan, keteguhan, kekuatan, bahkan keangkuhan.Karena potensi letusannya yang mematikan, dahulu kala masyarakat yang masih primitif percaya bahwa hal tersebut adalah bentuk kemarahan para dewa tapi sekarang kita semua tahu hal tesebut hanya sebuah fenomena alam. Fenomena apakah itu? Silahkan buka kembali buku IPA sobat he he...
Tinggal di bawah bayang- bayang gunung berapi yang masih aktif seakan-akan hidup bersama bom waktu yang siap meledak kapan saja. Namun, kenyataannya banyak pula manusia di bumi ini yang tinggal dan menjadikan gunung berapi sebagai bagian dari hidup mereka. Mereka mendirikan pemukiman di lereng dan sisi-sisi gunung berapi. Berikut ini daftar 10 gunung api aktif yang paling berbahaya dan bertenaga di dunia (berkaitan dengan sejarah letusan dan ancaman terhadap penduduk di sekitarnya)
1. Kaldera Yellowstone - USA
Merupakan gunung api super (supervolcano) yang masih aktif. Gunung api super adalah gunung berapi yang mampu menghasilkan letusan dengan semburan lebih dari 1.000 kilometer kubik dan hampir ribuan kali lebih besar daripada letusan gunung berapi manapun. Lava dan abu vulkani yang dihasilkan dari letusan gunung api super biasanya mencakup daerah yang luas. Dampaknya sangat berbahaya: menyebabkan perubahan iklim yang drastis (menyebabkan zaman es kecil) yang dapat mengancam spesies di dunia bahkan dapat menjadi salah satu faktor penyebab hancurnya planet bumi karena sekali gunung api ini meletus maka akan berpotensi pada meletusnya gunung berapi lain sehingga menyebabkan aktivitas tektonik besar.
Discovery Channel telah mendokumentasikan tujuh gunung api super : Kaldera Yellowstone, Long Valley, dan Valles (Amerika Serikat); Toba (Sumatra Utara); Gunung Taupo (Selandia Baru); Kaldera Aira (Kyūshū - Jepang); dan Siberian Traps (Rusia). Letusan terakhir gunung api super terjadi 75.000 tahun yang lalu di Toba, Sumatra. Kekuatannya 10.000 kali kekuatan ledakan Gunung St Helens, AS dan mengubah kehidupan di bumi selamanya. Ribuan kilometer kubik abu vulkanik dilemparkan ke atmosfer sehingga menghalangi masuknya cahaya matahari ke bumi. Suhu global turun sampai 21 derajat. Hujan bercapur gas beracun sehingga menjadi hitam dan bersifat asam. Manusia berada di ujung kepunahan karena dampaknya telah mengakibatkan kematian massal. Tiga perempat dari semua tanaman di belahan bumi utara juga tewas.
Menurut beberapa bukti DNA yang didapat, letusan ini juga menyusutkan jumlah manusia sampai sekitar 60% dari jumlah populasi manusia bumi saat itu, yaitu sekitar 60 juta manusia. Letusan itu juga ikut menyebabkan terjadinya zaman es (para ahli masih memperdebatkannya).
Setelah letusan tersebut, terbentuklah kaldera yang kemudian terisi oleh air dan sekarang dikenal sebagai Danau Toba. Tekanan ke atas oleh magma yang belum keluar menyebabkan munculnya Pulau Samosir.
Salah satu gunung api super terbesar di dunia berada di Taman Nasional Yellowstone dan menurut ilmuwan masih aktif bahkan aktivitasnya meningkat! Gunung api super bisa tidur selama berabad-abad sebelum menciptakan letusan luar biasa besar dan dapat menjatuhkan abu vulkanik ke seluruh benua. Tidak terbayang kan apabila letusan guunug Toba terulang kembali dari Kaldera Yellowstone?
